Purwokerto: Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) kembali digelar dengan penuh semarak di Korwilcam Dindik Purwokerto Barat dan Karanglewas pada Rabu (03/08/2025). Kegiatan ini menjadi ajang bagi para siswa untuk menunjukkan kecintaan dan keterampilan mereka dalam melestarikan bahasa daerah melalui berbagai cabang lomba. Suasana penuh antusiasme terlihat sejak pagi, dengan ratusan peserta dan pendamping yang hadir mendukung jalannya acara.
Pengawas Pendidikan Agama Islam, Dr. Dudiyono, S.Ag., M.Pd.I, mengapresiasi tinggi terhadap semangat para siswa dan guru dalam menjaga bahasa ibu sebagai salah satu warisan budaya. Menurutnya, FTBI bukan hanya sekadar lomba, melainkan wujud nyata upaya membangun karakter generasi muda agar lebih mencintai kearifan lokal di tengah arus globalisasi.
Berbagai lomba digelar dalam festival ini, setiap penampilan peserta disambut dengan tepuk tangan meriah dari hadirin. Para juri yang terdiri dari guru dan praktisi bahasa pun memberikan penilaian objektif untuk memilih putra-putri terbaik yang nantinya akan melaju ke tingkat kabupaten.
Kegiatan FTBI tahun ini diharapkan mampu menumbuhkan kebanggaan pada bahasa daerah sekaligus mempererat silaturahmi antar sekolah di wilayah Purwokerto Barat dan Karanglewas. Dengan dukungan dari para pengawas, guru, dan orang tua, festival ini menjadi bukti nyata bahwa bahasa ibu tetap hidup dan berkembang di hati generasi muda Banyumas.




Komentar
Posting Komentar