Lomba Kader Kesehatan Sekolah jenjang SD/MI digelar pada Rabu (10/09) 2025 di Gedung PMI Kabupaten Banyumas yang diikuti 27 peserta yang mewakili dari tiap-tiap kecamatan. Kegiatan dibuka langsung oleh Nungky Hari Rachmat, Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Banyumas, yang menegaskan bahwa pembiasaan hidup sehat perlu dimulai sejak dini. Menurutnya, anak-anak yang terbiasa menjaga pola hidup bersih dan sehat akan tumbuh menjadi generasi unggul yang siap menghadapi tantangan zaman.
Dalam sambutannya, Nungky menekankan bahwa kader kesehatan di sekolah bukan sekadar simbol, tetapi merupakan agen perubahan perilaku di lingkungan pendidikan dasar. Mereka diharapkan mampu mengajak teman sebaya untuk menjaga kebersihan, mengantisipasi penyakit menular, dan membiasakan gaya hidup sehat sehari-hari. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Banyumas melalui pendekatan preventif.
Kegiatan ini juga mendapat apresiasi positif dari Dudiyono selaku Pengawas PAI Kankemenag Kabupaten Banyumas. Beliau menyampaikan bahwa kesehatan jasmani dan rohani memiliki keterkaitan erat, sehingga pembentukan kader kesehatan di sekolah harus dibarengi dengan penguatan pendidikan agama. Dengan demikian, anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga sehat, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian sosial.
Lebih lanjut, pengawas PAI menegaskan bahwa sinergi antara sekolah, pemerintah, dan Kementerian Agama menjadi kunci keberhasilan program ini. Kader kesehatan yang dilahirkan di tingkat SD/MI diharapkan menjadi pondasi kuat bagi terciptanya generasi yang sehat jasmani, rohani, dan berkarakter. Harapan besarnya, kader-kader ini akan membawa perubahan positif, tidak hanya di sekolah, tetapi juga di lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar.


Komentar
Posting Komentar