PAC Pergunu Purwokerto Barat menggelar kegiatan penyusunan program kerja pada Jumat, (26/09) 2025, bertempat di MI Ma’arif NU 3 Purwokerto Barat. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menghidupkan kembali roda organisasi dengan menyiapkan agenda konkret yang dapat dijalankan secara sistematis. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PC Pergunu Kabupaten Banyumas yang mengapresiasi langkah progresif PAC Purwokerto Barat. Disebutkan bahwa di antara seluruh PAC Pergunu di Banyumas, baru Purwokerto Barat yang mampu melaksanakan rapat koordinasi program kerja, sebuah langkah maju yang patut diteladani.
Dalam arahannya, Ketua PC Pergunu menekankan bahwa program organisasi bukan sekadar tertulis di atas kertas, melainkan harus direalisasikan dengan bersinergi bersama seluruh elemen, baik internal maupun eksternal. Ia juga menyinggung tentang tiga tipe pelaku organisasi: Quitter, yakni orang yang mudah menyerah; Camper, yakni orang yang puas dengan pencapaian awal; dan Climber, yaitu sosok yang gigih, pantang menyerah, serta terus berjuang mencapai tujuan. Diharapkan, PAC Pergunu Purwokerto Barat mampu menjadi tipe Climber yang mampu membawa perubahan positif.
Ketua PAC Pergunu Purwokerto Barat, Ngatoah, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara yang dihadiri oleh jajaran PC Pergunu, serta Dewan Penasehat, yaitu Bapak Rustanto, S.Ag., MM dan Bapak Charis Munandar, S.Ag., M.Pd.I. Dalam sambutannya, Ngatoah menegaskan pentingnya membangun team work yang solid agar setiap program dapat berjalan efektif. Ia berharap ke depan PAC Pergunu tidak hanya aktif di internal organisasi, tetapi juga mampu memberi kontribusi nyata bagi guru dan masyarakat di wilayah Purwokerto Barat.
Adapun agenda program terdekat yang telah disepakati di antaranya adalah validasi data anggota, penyelenggaraan seminar pendidikan, serta pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD PKPNU) khusus bagi guru. Dengan adanya program-program ini, diharapkan Pergunu Purwokerto Barat semakin berdaya, adaptif terhadap kebutuhan zaman, serta mampu menjadi motor penggerak peningkatan kualitas pendidikan dan profesionalisme guru.


Mantap
BalasHapussemoga kondusif
Hapus