Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2012

Doa Bersama Persiapan Ujian Nasional TP. 2011/2012

السلا م عليكم ورحمة الله وبركا ته اعوذبا الله من الشيطان الرجيم   بسم الله الرحمن الرحيم اللهم صل على سيدنا محمد وعل اله واصحا به اجمعين الحمد لله ربّ   العالمين، حمدا يوافى نعمه ويكافئ مزيده، يا ربّنا لك الحمد كما ينبغى لجلال وجهك وعظيم سلطانك، Ya Allah ya Rahman ya Rahim, Rasa sukur kami panjatkan kepada-Mu, teriring salawat dan ralam kepada Rasul-Mu, pada hari ini, sabtu,31 Maret 2012 kami dapat berkumpul di tempat yang penuh dengan keberkahan-Mu,"Ya Rabb, tunjukilah kepada kami jalan agar kami tetap dapat mensyukuri   yang Telah Engkau berikan kepadakami, kepada ibu bapak kami dan supaya kami dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepada kami dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucu kami. Ya Allah kami   bertaubat kepada Engkau dan berkenan kiranya engkau jadikan kami termasuk orang-orang yang berserah diri kepada-Mu". Ya Allah ya Karimu ya Shobur Duhai Rabb yang Maha Mulia dan Penuh dengan Kesabaran, kami menyad...

PERAWATAN JENAZAH 4

      Menguburkan  Mayat Cara Menguburkan Mayat Ø   Mula-mula dibuatkan liang lahat kira-kira tidak bisa dibongkar oleh binatang buas atau dapat menimbulkan bau busuk. Ø   Jenazah dimasukkan kedalam liang lahat dengan posisi miring kekanan dan menghadap kiblat. Saatmeletakkan jenazah hendak membaca : بِسْمِ اللهِ وَعَلَى مِلَّةِ رَسُوْلِ اللهِ (رواه الترمذى و أبو داود) Artinya:"Dengan   menyebut Asma   Allah dan atas agama Rasulullah". (HR. Tirmidzi dan   Abu   Daud) Ø   Tali-tali kain kafan dilepas, pipi kanan dan ujung kaki ditempatkan pada tanah. Ø   Setelah ditutup dengan bambu/papan/kayu di atasnya ditimbun dengan tanah sampai rata. Ø   Mendo'akan dan memohonkan ampun kepada jenazah. Rasulullah saw., bersabda : إِسْتَغْفِرُوْا ِلأَخِيْكُمْ وَسْئَلُوْا لَهُ التَّثْبِيْتَ فَإِنَّهُ اْلآنَ يُسْئَلُ (متفق عليه)             Artinya...

PERAWATAN JENAZAH 3

       Mensholatkan  Mayat Sholat jenazah ialah sholat yang dikerjakan sebanyak 4 takbir dalam rangka mendo’akan orang muslim yang meninggal. Apabila jenazahnya laki-laki imam hendaklah berdiri lurus di depan kepalannya, dan apabila jenazahnya perempuan hendaklah imam menghadap setengah perut atau punggungnya. Rasulullah saw., bersabda : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص.م. : صَلُّوْا عَلَى مَوْتَاكُمْ (رواه إبن ماجه) Artinya : "Bersabda Rasulullah saw., sholatlah olehmu orang-orang yang meninggal". (HR. Ibnu Majah ) Syarat sholat jenazah a.     Semua yang menjadi  syarat sholat seperti suci dari hadats besar/kecil, menutup aurot dan lainnya. b.     setelah jenazah itu dimandikan c.     Jenazah diletakkan disebelah kiblat orang yang sholat kecuali bila sholat diatas kubur dan sholat ghoib. Rukun sholat jenazah d.     Niat      lafal niat :    ...

Perawatan Jenazah 2

Mengkafani  Mayat Hukum mengkafani mayat adalah fardhu kifayah atas orang hidup. Syarat mengkafani mayat Ø   Sekurang-kurangnya satu lapis yang menutup seluruh tubuhnya. Ø   Mengkafaninya sesudah dimandikan. Ø   Diutamakan berwarna putih. Bagi laki-laki disunatkan 3 lapis yang terdiri dari kain sarung dan dua lapis yang menutup seluruh tubuhnya. Sedangkan bagi perempuan disunahkan 5 lapis yaitu : kain basahan (kain bawah), selembar kerudung (tutup kepala), selembar baju kurung dan tiga lapis yang menutup seluruh tubuh. Cara Mengkafani mayat : Jika mayatnya laki-laki, Dihamparkan sehelai-sehelai dan ditaburkan di atas tiap-tiap lapis itu harum-haruman seperti kapur barus dan semacamnya, lalu mayat diletakkan di atasnya, sesudah diberi kapur barus dan sebagainya kedua tangannya disedekapkan seperti sholat, kemudian kain dibungkuskan lapis demi lapis.Pada bagian kaki, perut dan kepala diberi ikat (tali) dari kain putih. Jika mayatnya perempuan, ...

PERAWATAN JENAZAH 1

      Memandikan Mayat Syarat jenazah yang harus dimandikan : A. Mayat   itu orang muslim. B. Didapati tubuhnya walaupun sedikit. C. Jenazah itu bukan mati sahid. Cara memandikan Mayat 1) Mayat diletakkan pada tempat yang tinggi seperti balai-balai atau ranjang dan ditempat yang sunyi, tidak banyak orang masuk atau keluar. 2) Siapkan air secukupnya. Disunatkan air dicampur dengan daun bidara atau suatu yang dapat menghilangkan daki seperti sabun. Sebagian air dicampur kapur barus untuk digunakan pada siraman terakhir nanti. 3) Mayat diberi pakaian mandi yang tertutup aurotnya sejauh tidak menyulitkan orang yang memandikan. 4) Mengeluarkan kotoran dari dalam perutnya serta kotoran-kotoran dibagian tubuh yang lain dengan cara yang halus dan sopan. 5) Bersihkan mulut dan giginya, barulah dibasuh kepalanya seraya disisir rambut dan jenggotnya jika ada lalu di baringkan ke sebelah kiri untuk dibasuh sebelah kanannya, sesudah itu b...