Suasana penuh duka menyelimuti prosesi pemakaman almarhumah Theresia Ani Widiastuti, S.Pd.I, pada Senin (08/10) merupakan sosok pejuang guru swasta di Kabupaten Banyumas. Upacara pemberangkatan jenazah berlangsung khidmat, dihadiri keluarga, rekan sejawat, dan para sahabat yang mengenang kiprah serta pengabdian almarhumah. Kehilangan ini terasa mendalam, terutama bagi kalangan guru madrasah swasta yang telah lama mengenal dedikasi dan ketulusan beliau dalam mengabdi di dunia pendidikan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas melalui Kasubbag TU, Dr. H. Edi Sungkowo, M.Pd., turut hadir dalam prosesi pelepasan jenazah. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa duka cita mendalam sekaligus penghormatan atas pengabdian almarhumah yang konsisten memperjuangkan kemajuan pendidikan, khususnya di madrasah swasta. “Kami berpesan kepada keluarga agar tetap sabar, meneruskan perjuangan dan cita-cita mulia almarhumah yang telah menjadi teladan bagi kita semua,” ungkapnya penuh haru.
Almarhumah Theresia dikenal sebagai sosok guru yang moderat, gigih, dan menginspirasi. Meskipun mengajar di MI Muhammadiyah Pasirmuncang, Kecamatan Purwokerto Barat, beliau juga aktif dalam berbagai kegiatan Muslimat dan organisasi Nahdlatul Ulama (NU). Sikap terbuka dan semangat kebersamaannya dalam lintas organisasi menjadi teladan bagi banyak rekan pendidik, menunjukkan bahwa semangat persatuan dan pengabdian tidak mengenal batas identitas lembaga.
Bagi banyak kalangan, kepergian almarhumah meninggalkan jejak yang dalam dan teladan abadi. Semangat perjuangan dan dedikasinya terhadap kemajuan guru swasta Banyumas akan terus hidup dalam hati para penerusnya. Doa dan penghormatan terakhir mengiringi kepergian Theresia Ani Widiastuti, sosok inspiratif yang telah mengabdikan hidupnya untuk mencerdaskan generasi dan menanamkan nilai-nilai moderasi beragama di tengah masyarakat


Komentar
Posting Komentar