Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas menunjukkan kepeduliannya terhadap lembaga pendidikan yang terdampak bencana alam. Melalui Kasubbag TU, Kasi Gara Zawa, dan Pengawas PAI yang juga sebagai Ketua Pergunu Kabupaten Banyumas, Kemenag Banyumas memberikan bantuan kepada MI Maarif NU Kedungurang, Kecamatan Gumelar, yang mengalami kerusakan akibat banjir beberapa waktu lalu. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial dan solidaritas antarinsan pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama Senin (06/10) 2025.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Ibnu Asaddudin, melalui Kasubbag TU Dr. H. Edi Sungkowo, S.Pd., M.Pd., menyerahkan bantuan berupa uang tunai sebagai stimulan untuk pembangunan kembali fasilitas madrasah yang terdampak. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban pihak madrasah dan menjadi langkah awal dalam proses pemulihan sarana belajar mengajar agar kegiatan pendidikan dapat kembali berjalan dengan baik.
Dr. Ibnu Asaddudin melalui Edi Sungkowo menyampaikan bahwa semangat dan dedikasi para guru harus tetap terjaga meskipun berada dalam keterbatasan. “Ruh guru harus selalu dihadirkan di tengah keterbatasan. Dengan semangat mendidik yang tulus, insyaallah kita mampu menciptakan lingkungan belajar yang berdaya dan melahirkan generasi hebat serta bermartabat,” ujarnya memberi motivasi kepada para pendidik MI Maarif NU Kedungurang.
Kegiatan tersebut disambut hangat oleh pihak madrasah, komite dan masyarakat sekitar. Kepala MI Maarif NU Kedungurang menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan Kemenag Banyumas. Dukungan tersebut menjadi penyemangat baru bagi keluarga besar madrasah untuk terus berjuang dan bangkit kembali dalam memberikan layanan pendidikan terbaik bagi anak-anak di wilayah Gumelar.

Komentar
Posting Komentar