JAWABAN LATIHAN SOAL
A. PILIHAN GANDA |
|||||||||||||
| NO | JAWABAN | NO | JAWABAN | NO | JAWABAN | NO | JAWABAN | ||||||
| 1 | A | 11 | C | 21 | A | 31 | A | ||||||
| 2 | C | 12 | C | 22 | B | 32 | A | ||||||
| 3 | D | 13 | A | 23 | B | 33 | B | ||||||
| 4 | A | 14 | A | 24 | A | 34 | B | ||||||
| 5 | B | 15 | C | 25 | C | 35 | A | ||||||
| 6 | A | 16 | A | 26 | A | 36 | A | ||||||
| 7 | B | 17 | A | 27 | B | 37 | A | ||||||
| 8 | A | 18 | A | 28 | A | 38 | E | ||||||
| 9 | B | 19 | C | 29 | C | 39 | C | ||||||
| 10 | E | 20 | D | 30 | D | 40 | B | ||||||
| B. URAIAN | |||||||||||||
| 41. | Menyeimbangkan antara bekerja dan beribadah | ||||||||||||
| Setelah beribadah dianjurkan untuk segera mencari karunia Allah yang ada di muka bumi | |||||||||||||
| Senantiasa mengingat Allah dalam situasi dan kondisi apapun agar memperoleh kebahagiaan hidup hakiki | |||||||||||||
| 42. | akan memiliki pedoman hidup dalam hubungannya kepada Allah Swt | ||||||||||||
| memiliki pedoman hidup dalam kehidupan pribadi dan bermasyarakat | |||||||||||||
| memiliki pedoman hidup dalam kehidupan berbangsa dan bernegara | |||||||||||||
| 43. | 1. Menerima dengan ikhlas, dan tetap berusaha secara maksimal untuk keluar dari cobaan musibah | ||||||||||||
| 2. senantiasa berkhusnudhan kepada Allah Swt | |||||||||||||
| 3. senantiasa optimis dan bersabar dalam menjalani dinamika kehidupan | |||||||||||||
| 44. | Menyesali dan tidak akan mengulang kemaksiatannya dengan niat ikhlas karena Allah, | ||||||||||||
| Berhenti dai perbuatan dosa dan menggantinya dengan amal shaleh | |||||||||||||
| meminta maaf dan mengganti kerugian yang seimbang jika dosa tersebut berkaitan dengan sesama manusia | |||||||||||||
| 45 | mengumpat atau menggunjing. Yakni, suatu perbuatan atau tindakan yang membicarakan aib seseorang di hadapan orang lain. Perbuatan seperti ini biasanya disebabkan oleh kebiasaan seseorang yang memperhatikan dirinya sendiri karena merasa dirinya lebih baik daripada orang lain. | ||||||||||||
| 46 | Delapan asnaf yang berhak menerima zakat (mustahik) itu ialah : | ||||||||||||
| 1) Fakir yaitu orang yang tidak mempunyai harta atau usaha, atau mempunyai harta dan usaha tetapi kurang dari ½ kecukupannya dan tidak ada orang memberi belanja kepadanya. | |||||||||||||
| 2) Miskin yaitu orang yang mempunyai harta atau usaha sebanyak ½ kecukupan-nya atau lebih tetapi tidak mencukupinya. | |||||||||||||
| 3) Amil yaitu semua orang yang bekerja mengurus zakat, sedang dia tidak mendapatkan upah selain zakat itu. | |||||||||||||
| 4) Muallaf yaitu orang yang masih lemah imannya sehingga masih memerlukan bimbingan dan pembinaan iman. | |||||||||||||
| 5) Riqob yaitu hamba sahaya yang ingin merdeka. Dalam hal ini zakat dipergu nakan untuk menebus kepada majikannya. | |||||||||||||
| 6) Ghorim yaitu orang yang terlilit hutang sehingga berat sekali untuk membayar padahal hutang bukan untuk maksiat. | |||||||||||||
| 7) Sabilillah yaitu orang-orang yang berjuang di jalan Allah swt., atau menegakkan agama Islam, seperti membangun Rumah Sakit, Masjid dan lainnya. | |||||||||||||
| 8) Ibnu Sabil yaitu orang-orang yang sedang dalam perjalanan jauh bukan untuk maksiat seperti belajar, haji dan lain sebagainya | |||||||||||||
| 47. | Membaca Shalawat: | ||||||||||||
| Allahumma shalli 'ala sayyidina muhammad wa'ala ali sayyidina muhammad | |||||||||||||
| 48. | Beragama Islam | ||||||||||||
| Atas kehendak sendiri | |||||||||||||
| Bukan muhrim | |||||||||||||
| Tidak sedang ihrom haji | |||||||||||||
| 49. | Dakwah secara sembunyi-sembunyi | ||||||||||||
| Dakwah secara terang-terangan | |||||||||||||
| Melakukan hijrah | |||||||||||||
| 50. | 1) tumbuhnya rasa ukhuwah Islamiyah | ||||||||||||
| 2) dapat mengambil pelajaran dari para pendakwah Islam | |||||||||||||
| 4) senantiasa bersyukur kepada Allah | |||||||||||||
| Kalibagor, 10 Februari 2014 | |||||||||||||
| Guru Pendidikan Agama Islam | |||||||||||||
| Dudiyono, S.Ag | |||||||||||||
| NIP 19781224 200710 1 001 | |||||||||||||
SDN 1 Karanggude terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan dengan melibatkan seluruh stakeholder dalam pelaksanaan program sekolah. Hal ini ditegaskan dalam kegiatan Sosialisasi Visi, Misi, dan Program Sekolah yang digelar pada Jumat (03/10/2025). Dalam kesempatan tersebut, Pengawas PAI SD untuk wilayah Karanglewas, Dr. Dudiyono, M.Pd.I, menyampaikan pentingnya kebersamaan dalam membangun sekolah yang berprestasi. Menurutnya, sinergi dengan berbagai pihak menjadi kunci menghadapi tantangan zaman, khususnya dalam mendampingi generasi Z agar memiliki iman, karakter, dan prestasi yang kuat. Lebih lanjut, Dudiyono menekankan peran penting guru Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai leading sector dalam pembiasaan kegiatan ibadah di sekolah. Sinergi guru PAI bersama guru kelas, guru mata pelajaran lain, serta dukungan orang tua dinilai menjadi strategi efektif untuk mencetak peserta didik yang disiplin, berakhlak mulia, dan berdaya saing. “Konsistensi dalam membiasakan ibadah harian aka...
Komentar
Posting Komentar