Langsung ke konten utama

SEJARAH NABI MUHAMMAD SAW


SEJARAH NABI MUHAMMAD SAW
DALAM MEMBANGUN MASYARAKAT MELALUI KEGIATAN EKONOMI
DAN PERDAGANGAN*)


I.      PENDAHULUAN
Ketika masa jahiliyah, masyarakat Mekah melakukan transaksi perdagagan di sekitar Ka’bah, perekonomian mereka mengandalkan hasil perdagangan dan peternakan. Cara berdagang mereka belum sesuai dengan cara ajaran Islam. Ketika Rasulullah dating diutus Allah Swt mereka sangat tertarik yang pada akhirnya mereka masuk Islam.

II.    PROSES NABI MUHAMMAD MEMBANGUN MASYARAKAT MELALUI KEGIATAN EKONOMI DAN PERDAGANGAN
Sebagai manusia pilihan, Nabi Muhammad SAW sejak lahir telah memiliki keistimewaan dan keajaiban, diantaranya ; beliau telah terlahir dalam kondisi berkhitas dan tali pusarnya telah terputus, sehingga ketika itu kelahiran Nabi Muhammad Saw menjadikan dunia ketika itu gempar.
Namun dibalik keajaiban itu, Nabi Muhammad Saw juga mendapatkan cobaan dan ujian yang tidak ringan. Diantaranya ; beliau terlahir dalam keadaan yatim, pada usia beliau 6 (enam) tahun telah menjadi yatim piatu yang kemudian beliau diasuh oleh kakeknya Abdul Muthalib. Setelah kakeknya meninggal beliau tinggal bersama pamannya Abu Thalib yang secara ekonomi tergolong miskin. Ketika beliau masih anak-anak meliau bekerja keras, beliau menggembala kambing miliki pamannya dan milik penduduk Mekah.
Semenjak muda beliau terkenal sebagai pemuda yang dapat dipercaya. Ketika Nabi Muhammad SAW berusia 12 tahun, beliau diajak pamannya berdagang ke negeri Syam (Syiria). Beliau belajar bagaimana cara berdagang dan melayani para pembeli dengan baik. Beliau sangat sopan dan ramah dalam melayani, hal inilah yang membuat masyarakat negeri Syam tertarik kepada karakter beliau yang santun dalam melayani.
Ketika Nabi Muhammad berusia 25 tahun, beliau kembali bergadang ke negeri Syam, akan tetapi beliau tidak bersama pamannya. Beliau mendapat kepercayaan untuk menjual barang perdagangan milik Khadijah, seorang janda kaya raya yang disegani masyarakat Arab. Khadijah menyerahkan barang perdagangan kepada Nabi Muhammad SAW karena Khadijah mendengar tentang kebaikan, kejujuran dan keuletan Nabi dalam berdagang.
Dalam berdagang ke negeri Syam, Nabi Muhammad ditemani Maisarah pembantu laki-laki kepercayaan Khadijah. Dengan bantuan Maisarah dalam berdagang Nabi Muhammad tidak mengalami kesusahan. Dalam berdagang beliau mendapatkan keuntungan yang besar. Keuntungan tersebut didapatkan karena beliau berdagang dengan sangat tekun, jujur, ramah dan murah senyum terhadap para pembeli.
Nabi Muhammad tidak pernah berbohong dalam berdagang, ketika ada barang dagangannya yang cacat beliau menunjukkan cacatnya. Jika barang dagangan itu murah beliau tidak akan menjualnya dengan harga yang mahal. Jika barang itu banyak, maka Nabi Muhammad tidak melakukan penimbunan terhadap barang tersebut. Beliau memberitahukan harga jual yang telah ditentukan oleh majikannya.
Karena akhlak beliau yang luhur, kejujuran dan kepandaian bisnis beliau, maka Khadijah tertarik kepada Nabi Muhammad SAW dan Khadijah tertarik untuk melamarnya. Pada usia Nabi Muhammad SAW  yang ke 25, beliau menikah dengan Khadijah dan dikaruniai 6 orang anak.

DASAR-DASAR KEHIDUPAN MASYARAKAT YANG DI LETAKKAN OLEH NABI MUHAMMAD SAW :
1.       Mendirikan Masjid Nabawi sebagai tempat ibadah. Disamping masjid juga dugunakan untuk mempersatukan umat Islam dan sebagai pusat pemerintahan Islam.
2.       Mempersaudarakan antara kaum Muhajirin ( kaum muslimin yang hijrah dari Mekah ke Madinah )dan kaum Anshar  ( penduduk Madinah yang menyambut baik kedatangan Nabi Muhammad SAW dan kaum Muhajirin ).
3.       Mendeklarasikan Piagam Madinah dalam rangka menciptakan stabilitas keamanan masyarakat Madinah antara kaum muslimin dengan kaum Yahudi dan sisa suku Arab yang belum menerima Islam dan tetap memuja berhala.

III.  PENUTUP
Demikian sejarah singkat tetang proses perjuangan Nabi Muhammad dalam membangun masyarakat dan membangun perekonomian masyarakat. Kita sebagai umatnya tentu memiliki kewajiban untuk dapat meneladani perjuangan beliau, diantara cara meneladaninya adalah sebagai berikut :
1.       Hiasi diri kita dengan akhlak yang terpuji, semangat dalam beraktifitas, kejujuran, sopan santun dan bertanggung jawab.
2.       Ketika kita terancam keselamatan dalam beribadah dan bermasyarakat, alangkah lebih baiknya jika kita melakukan HIJRAH (pindah) ke tempat yang lebih aman.
3.       Dimanapun kita wajib berdakwah kepada orang lain untuk melakukan kebaikan
4.       Dimanapun kita harus hidup bermasyarakat dengan baik
5.       Jangan membeda-bedakan ras, suku maupun golongan karena semua di hadapan Allah adalah sama kecuali tingkat ketaqwaannya.
6.       Jadilah pemimpin yang adil terhadap masyarakat  yang dipimpin
7.       Jaga persatuan dan kesatuan bangsa
8.       Tolong-menolong dan saling menghormati intern dan antar sesame
9.       Sabar dan tabah senantiasa dalam menghadapi rintangan dan hambatan dengan meminta pertolongan Allah.

Wallahu a’lam bi ashhowaab

*)       Diolah dari berbagai sumber

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CURRICULUM VITAE DUDIYONO

 BIODATA  A.   Identitas Diri Nama Lengkap                        : Dr. DUDIYONO, S.Ag., M.Pd.I Tempat, Tanggal Lahir             : Banyumas, 24 Desember 1978 NIP                                           : 19781224 200710 1 001 E-mail                                     : dudi.banyumasasli@gmail.com Nomor HP                                : 082137740433 Pangkat/ Golongan                ...

Materi Pokok PTS Gasal PAI-BP 2019/2020

MATERI POKOK PTS GASAL 2019/2020 Ø   Pengertian hari akhir Ø   Alam Barzakh Ø   Kiamat menurut Ilmu Pengetahuan Ø   Pertanyaan di alam kubur Ø   Hari kebangkitan Ø   Hari berkumpulnya manusia Ø   Dalil naqli Qiamat Ø   Fungsi beriman kepada hari akhir Ø   Perilaku yang mencerminkan iman kepada Hari Akhir Ø   Hikmah beriman kepada hari akhir Ø   Perilaku yang mencerminkan iman terhadap Hari Akhir Ø   Pengertian iman kepada Qadha dan Qadar Ø   Sikap dalam menghadapi ujian dari Allah Swt. Ø   Hikmah dari ujian hidup Ø   Dalil naqli yang berkaitan dengan Qadha dan Qadar Ø   Pengertian Qadha' dan Qadar Ø   Prinsip Iman kepada Qadha' dan Qadar Ø   Contoh takdir Ø   Sunnatullah Ø   Ikhtiar Ø   Berdoa Ø   Tawakal Ø   Sikap terhadap takdir Ø   Takdir   muallaq Ø   Pengertian berpikir kritis Ø   Sikap yang m...

Doa Pelepasan Siswa Kelas IX SMP N 1 Kebasen TP. 2010/2011

Doa Perpisahan Kelas IX Tahun Pelajaran 2010/2011 SMP Negeri 1 Kebasen*) Assalamu’alaikum wr.wb. Alhamdulillahirobbil’alamin, hamdasyakiriin, hamdanna ‘imin, hamdayuaafi ni’amahu wayukaafi maziidah, ya robbana lakal hamdu kama yambaghi lijalali wajhikal kariim, wa’adzimika sultonik. Ya Allah ya Rahmanu ya Rahiim, Duhai Rob dzat yang Maha Kasih tiada pernah pilih kasih, dzat yang Maha Penyayang untuk hamba-Mu yang Engkau sayang. Pada hari ini Rabu, 1 Juni 2011 kami keluarga besar SMP Negeri 1 Kebasen, berkumpul bersama dalam acara Pelepasan Siswa kelas IX Tahun Pelajaran 2010/2011, dengan tulus kami bersimpuh memohon kepada-Mu.. Ya Allah Ya Qowiyyu ya Kariim Duhai Rob yang Maha Kuat lagi Mulia.. Anugrahkan kepada kami kekuatan lahir dan batin untuk senantiasa ada pada jalan ridhoMu, kami sadar bahwa tanpa kekuatanMu kami takan sanggup untuk dapat menggapai ilmu yang telah Engkau ajarkan melalui para Nabi_Mu dan orang-orang yang soleh, ya Allah ber...